Beberapa ilmuwan dari Texas menemukan rahasia mengapa kelelawar bisa berumur lebih panjang daripada mamalia lainnya. Setelah melakukan pada hewan ini para ilmuwan tersebut menyimpulkan bahwa rahasia tersebut terletak pada kemampuan protein dalam tubuh kelelawar untuk menggandakan diri secara berkali-kali dalam tubuhnya.
Untuk membuktikan pendapatnya tersebut, para Ilmuwan terlebih dahulu melakukan percobaan dengan mengambil sari protein dari hati kelelawar yang kemudian diekstraksi. Kemudian dibandingkan dengan sari protein dari hati tikus yang sebelumnya juga telah diekstraksi. Proses selanjutnya kedua sari protein dari kelelawar& tikus masing-masing di misfolding, yaitu sebuah proses untuk membuat protein hasil dari ekstraksi tidak dapat menggandakan diri. Dari hasil proses misfolding diketahui kerusakan protein pada kelelawar ternyata lebih sedikit dibandingkan dengan tikus. Ini mengindisikan kelelawar punya mekanisme untuk menjaga elemen- elemen utubuhnya dari potensi- potensi yang bisa merusak.
Penemuan tersebut menginspirasi para ilmuwan untuk membuat terapi yang mampu memperlabat penuaan/ awet muda. Tapi apakah itu mungkin???? Sepertinya manusia harus menunggu. Sebab para ilmuwan tersebut belum menemukan bagimana cara mekanisme yang terjadi pada kelelawar juga bisa berlaku pada manusia.
Namun kita sebagai seorang muslim, bukan masalah umur kita panjang atau pendek . namun yang terpenting apakah denagan jatah umur yang telah diberikan bisa kita manfatkn sebaik mungkin untuk melakukan hal yang baik& berguna bagi hidup kita? Atau malah kita berbuat sebaliknya dengan mengisi detik-detik umur kita dengan melakukan hal yng buruk????
Semoga kita bisa terhindar dari sikap tamak yang tak pernah merasa puas dengan kehidupan yang telah terjadi ini dan menjadi manusia yng selalu bersyukur.AMIIIINN
Untuk membuktikan pendapatnya tersebut, para Ilmuwan terlebih dahulu melakukan percobaan dengan mengambil sari protein dari hati kelelawar yang kemudian diekstraksi. Kemudian dibandingkan dengan sari protein dari hati tikus yang sebelumnya juga telah diekstraksi. Proses selanjutnya kedua sari protein dari kelelawar& tikus masing-masing di misfolding, yaitu sebuah proses untuk membuat protein hasil dari ekstraksi tidak dapat menggandakan diri. Dari hasil proses misfolding diketahui kerusakan protein pada kelelawar ternyata lebih sedikit dibandingkan dengan tikus. Ini mengindisikan kelelawar punya mekanisme untuk menjaga elemen- elemen utubuhnya dari potensi- potensi yang bisa merusak.
Penemuan tersebut menginspirasi para ilmuwan untuk membuat terapi yang mampu memperlabat penuaan/ awet muda. Tapi apakah itu mungkin???? Sepertinya manusia harus menunggu. Sebab para ilmuwan tersebut belum menemukan bagimana cara mekanisme yang terjadi pada kelelawar juga bisa berlaku pada manusia.
Namun kita sebagai seorang muslim, bukan masalah umur kita panjang atau pendek . namun yang terpenting apakah denagan jatah umur yang telah diberikan bisa kita manfatkn sebaik mungkin untuk melakukan hal yang baik& berguna bagi hidup kita? Atau malah kita berbuat sebaliknya dengan mengisi detik-detik umur kita dengan melakukan hal yng buruk????
Semoga kita bisa terhindar dari sikap tamak yang tak pernah merasa puas dengan kehidupan yang telah terjadi ini dan menjadi manusia yng selalu bersyukur.AMIIIINN
